<aside> <img src="/icons/book_green.svg" alt="/icons/book_green.svg" width="40px" />

Menu:

image.png

Asyah memanfaatkan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang transparan, aman, dan akuntabel dalam setiap aktivitas partisipasi. Platform dibangun di atas BASE Layer-2 blockchain, infrastruktur yang memungkinkan transaksi berkecepatan tinggi dengan biaya rendah, sekaligus menjaga jejak data agar tetap transparan dan tidak dapat diubah.


Fondasi Blockchain

Platform Asyah berjalan pada infrastruktur yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), memungkinkan otomatisasi melalui smart contract dan pencatatan data yang dapat diverifikasi.

Smart contract Asyah dirancang menggunakan standar multi-token ERC-1155, yang memungkinkan penerbitan dan pengelolaan berbagai jenis token, seperti Asyah Fellows untuk partisipasi individu dan Asyah Partners untuk partisipasi institusi, dalam satu kontrak yang efisien. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi transaksi, menekan biaya gas, serta mendukung integrasi berskala besar.


Arsitektur Sistem

Platform Asyah didukung oleh modul-modul terintegrasi yang dirancang untuk menghadirkan efisiensi sekaligus memastikan kepatuhan dan keamanan:


Pengelolaan Token

Penerbitan dan penghapusan token dijalankan melalui smart contract, berdasarkan transaksi partisipasi dan penebusan kembali yang telah tervalidasi. Setiap operasi terikat pada aturan yang telah dikodekan, sehingga tidak dapat dilakukan di luar mekanisme yang ditetapkan.

Peserta bertransaksi tanpa perlu mengelola kunci privat maupun berinteraksi langsung dengan blockchain. Seluruh perubahan kepemilikan token tercatat permanen dan dapat diaudit melalui blockchain explorer.


Prinsip Transparansi dan Keamanan

Dengan menggabungkan komponen-komponen teknologi ini dalam kerangka kepatuhan berbasis syariah, Asyah menghadirkan infrastruktur digital modern yang selaras dengan nilai amanah dan transparansi dalam Islam, memastikan setiap partisipasi berlangsung dengan aman, dapat diverifikasi, dan berlandaskan tata kelola yang etis.